PRAKTIK BAIK INOVASI PEMBELAJARAN : PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MODEL DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MPI BELEKOWA
PENDAHULUAN
Pembelajaran diferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang mengakui bahwa setiap peserta didik adalah individu yang unik. Setiap peserta didik memiliki gaya belajar, minat, dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, guru perlu menyesuaikan proses pembelajaran agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik. Tujuannya adalah untuk memastikan semua peserta didik dapat mencapai potensi maksimalnya.
Teknologi telah memberikan banyak manfaat dalam mendukung pembelajaran diferensiasi. Salah satunya adalah melalui multimedia pembelajaran interaktif (MPI). Multimedia interaktif adalah media pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi secara aktif dengan materi pelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi menggunakan MPI Belekowa memiliki manfaat dalam meingkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik, membuat pelajaran lebih relevan dengan kehidupan peserta didik, dan mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan di masa depan.
ISI
Situasi
Dalam kurikulum merdeka,
pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, tetapi berpusat pada peserta didik.
Peserta didik adalah individu yang unik. Tanggung jawab ibu dan bapak guru
adalah membantu murid memahami materi ajar dan menguasai keterampilan sesuai
dengan kompetensi yang diharapkan. Lebih jauh lagi, ibu dan bapak guru
diharapkan dapat memahami bahwa murid memiliki pengetahuan awal dan
keterampilan yang dipengaruhi oleh bagaimana ia dibesarkan dalam keluarga dan
lingkungannya.
Dalam proses pembelajaran, perlu
adanya media pembelajaran yang mudah diakses oleh peserta didik kapanpun,
dimanapun, dan fleksibel sesuai dengan kemampuan masing-masing murid. Media
pembelajaran harus menarik dan mampu memvisualisasika sesuatu yang abstrak
menjadi konkret, sehingga peserta didik semakin tertarik untuk mempelajari
materi pembelajaran. Materi pembelajaran yang menarik berbuah hasil belajar
yang baik.
Tantangan
Dalam proses pembelajaran,
tantangan yang saya hadapi di kelas antara lain perhatian peserta didik yang
tidak terfokus, pandangan kosong, peserta didik tidak memahami bahan ajar,
fokus peserta didik yang kadang teralihkan, materi yang tidak dipahami oleh
peserta didik, peserta didik takut untuk bertanya kepada guru, tugas dan
pekerjaan rumah memiliki jawaban yang sama, dan peserta didik hanya bergantung
pada penjelasan dari guru.
Selain itu secara umum, mata
Pelajaran Fisika dianggap sebagai mata Pelajaran yang sulit, susah dipahami,
dan banyak rumus. Waktu dalam proses pembelajaran menjadi lebih lama karena
saya harus menjelaskan berulang kali materi pembelajaran yang tidak siswa
pahami.
Aksi
Untuk mengatasi hal tersebut, upaya saya sebagai guru dalam membantu peserta didik memahami materi ajar dan menguasai keterampilan sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. maka saya menerapkan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan multimedia pembelajaran interaktif (MPI) BELEKOWA. Dalam proses pembuatan dimulai dari tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi.
Pada tahap pra produksi, saya
merumuskan tujuan pembelajaran materi yang akan dibuat media pembelajaran
interaktif. Setelah itu, saya memutuskan media/aplikasi yang akan saya gunakan
dalam membuat multimedia pembelajaran interaktif. Kemudian saya membuat
storyline untuk merumuskan rancangan pembuatan multimedia pembelajaran
interaktif.
Pada tahap produksi, saya
mengumpulkan bahan-bahan berupa pembuatan video animasi di Canva, pembuatan
kuis di google form, pembuatan form refleksi media dan materi pembelajaran di
google form, serta pembuatan game di Wordwall. Kemudian saya menyusun semua
elemen di Canva, dan menambahkan tombol navigasi.
Pada tahap pasca produksi, saya
mengecek keberfungsian link dan tombol navigasi, serta pengisian form dan
kelancaran game. Setelah itu, saya menggunakan MPI Belekowa ini dalam proses
pembelajaran di kelas.
Multimedia pembelajaran
interaktif BELEKOWA ini saya buat di aplikasi Canva for Education. Menu yang
terdapat dalam MPI BELEKOWA adalah Materi Pelajaran, Contoh Soal, Latihan Soal,
Kuis, Game, Quotes, Refleksi, dan Referensi. Pada menu materi pelajaran, contoh
soal, latihan soal, quotes, refleksi dan referensi semuanya didesain di Canva.
Sedangkan kuis dibuat di google form yang kemudian di-embed ke halaman kuis.
Sedangkan Game dibuat di Wordwall yang kemudian link-nya di embed ke halaman
Game. Pada refleksi pembelajaran, peserta didik diminta untuk mengisi umpan
balik penggunaan media dan pemahaman materi. Refleksi dibuat di google form
yang link-nya di embed kan ke halaman refleksi. Pada saat peserta didik
mengerjakan kuis dan mengisi refleksi, saya dapat memantau lewat respon jawaban
di google form. Animasi dalam materi pembelajaran dan contoh soal dibuat di Canva
menggunakan elemen yang terdapat di Canva dan fitur animasi.
Saya baru pertama kali membuat
multimedia pembelajaran interaktif, sehingga Canva menjadi pilihan terbaik bagi
saya untuk proses pembuatan multimedia pembelajaran interaktif. Canva for Education,
dengan menggunakan akun belajar.id bisa diakses secara gratis. Saya juga
membuat animasi gerak benda di Canva. Penggunaan Canva dalam proses
pembelajaran bertujuan untuk mengganti model belajar tradisional dengan
transformasi digital.
Untuk penyempurnaan media
pembelajaran selanjutnya, saya berencana mempelajari aplikasi lainnya seperti articulate
storyline dan genially. Guru tidak boleh berhenti untuk terus
belajar menciptakan pembelajaran yang menarik bagi siswa. Di tangan yang tepat,
teknologi akan memberikan banyak manfaat dalam pembelajaran.
Dalam pelaksanaan proses
pembelajaran, awalnya peserta didik kesulitan dalam mengakses multimedia
pembelajaran interaktif karena jaringan internet yang kurang memadai. Tetapi
kendala tersebut bisa teratasi.
Walaupun sudah ada media
pembelajaran interaktif, guru tidak boleh lepas tangan. Guru berperan sebagai
fasilitator yang mendampingi peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran
interaktif. Multimedia pembelajaran interaktif BELEKOWA menjadi alat yang
sangat efektif untuk menerapkan pembelajaran diferensiasi.
Dengan memanfaatkan teknologi,
guru dapat memberikan pilihan, artinya peserta didik dapat memilih aktivitas
pembelajaran yang sesuai dengan minat dan gaya belajar mereka. Guru juga dapat
menyediakan umpan balik yang cepat. Peserta didik dapat langsung mengetahui
apakah jawaban mereka benar atau salah, sehingga mereka dapat memperbaiki
kesalahan dengan cepat. Guru dapat memfasilitasi kolaborasi. Peserta didik
dapat bekerja sama dengan teman sekelasnya untuk menyelesaikan tugas, sehingga
mereka dapat saling belajar. Guru dapat memonitor kemajuan peserta didik. Guru
dapat melacak perkembangan setiap peserta didik dan memberikan bantuan yang
diperlukan.
Multimedia pembelajaran
interaktif Belekowa bisa berfungsi untuk menjembatani konsep-konsep abstrak
yang sulit dipahami oleh peserta didik pada materi gerak lurus beraturan. MPI
Belekowa ini juga menjadi representasi yang lebih konkret dan relevan dengan
kehidupan nyata. Dengan memanfaatkan berbagai elemen multimedia seperti video,
animasi, simulasi, dan interaktivitas, pembelajaran menjadi lebih menarik,
efektif, dan bermakna.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery
Learning
Pembelajaran berdiferensiasi yang
saya lakukan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Tujuan
pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik dalam pembelajaran ini adalah peserta didik
diharapkan dapat menganalisis besaran fisis pada benda yang bergerak lurus
beraturan, beserta makna fisis dan penerapannya
Pada model Discovery Learning,
siswa diberi stimulus melalui animasi video tentang gerak lurus yang bisa
dilihat di MPI Belekowa. Animasi video ini saya buat dengan menggunakan elemen
yang ada di Canva dan memanfaatkan fitur animasi.
Pada tahap identifikasi masalah, peserta
didik mengamati dan memahami besaran fisis yang ada pada gerak,
mengklasifikasikan besaran fisis dalam kategori besaran pokok, turunan, vector
dan scalar, serta ciri-ciri dari gerak lurus beraturan
Pada tahap pengumpulan data,
peserta didik dapat memahami perbedaan dari jarak dan perpindahan, kecepatan
dan kelajuan, serta grafik jarak terhadap waktu (s-t) dan grafik kecepatan
terhadap waktu (v-t) pada gerak lurus beraturan berdasarkan materi dan contoh
soal yang terdapat di MPI.
Pada tahap pengolahan data,
peserta didik dapat menyelesaikan soal pada Latihan soal di MPI yang
berhubungan dengan materi gerak lurus beraturan.
Pada tahap verifikasi, peserta
didik memaparkan hasil jawabannya berdasarkan hasil pengamatan pada MPI dan
diskusi kelompok
Pada tahap generalisasi, peserta
didik dapat menyimpulkan materi pembelajaran bersama dengan guru.
Refleksi
Dengan multimedia pembelajaran
interaktif, informasi materi pelajaran menjadi lebih menarik, lebih mudah
diingat, peserta didik juga lebih fokus dalam belajar. Selain itu multimedia
pembelajaran interaktif Belekowa ini tidak memerlukan aplikasi tambahan dalam
mengaksesnya, peserta didik cukup membuka link yang diberikan oleh guru.
Multimedia interaktif
memungkinkan murid untuk belajar secara mandiri dan fleksibel, murid bisa
belajar sesuai kecepatannya sendiri, mengulang-ulang materi yang belum dipahami
kapan saja dan di mana saja selama masih ada jaringan internet. Selain itu, penggunaan
teknologi multimedia pembelajaran interaktif Belekowa dalam pembelajaran
berdiferensiasi ini sesuai dengan kodrat zaman saat ini, sehingga diharapkan
peserta didik menjadi lebih paham bagaimana menggunakan teknologi untuk
pembelajaran, dan siap dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Setelah diterapkannya
pembelajaran berdiferensiasi menggunakan multimedia pembelajaran interaktif
Belekowa, terlihat antusiasme peserta didik dalam mempelajari materi
pembelajaran, berkolaborasi dengan teman-temannya untuk menjawab soal.
Kolaborasi di kelas meningkatkan kepercayaan diri dan melatih pola berpikir
kritis tingkat tinggi. Peserta didik juga bisa belajar sesuai dengan
kecepatannya masing-masing, dan bisa mengulangi materi pembelajaran dimanapun
dan kapanpun.
Sebelum mengerjakan latihan soal,
peserta didik dapat mempelajari terlebih dahulu menu contoh soal yang ada di
dalam multimedia pembelajaran interaktif. Peserta didik tidak lagi bingung
dengan konsep jarak, perpindahan, kecepatan, dan kelajuan. Dengan melihat
contoh soal, mengerjakan latihan soal, kuis, dan game, peserta didik secara
tidak sadar telah belajar berulang-ulang materi gerak lurus beraturan.
Beberapa kendala yang saya hadapi
dalam pembuatan multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Canva for
Education adalah belum ditemukannya cara bagaimana menghilangkan tombol
navigasi yang tidak diinginkan. Selain itu pada Canva for Education, masih belum
ada fitur edit audio yang presisi di setiap slidenya, sehingga terkadang ada
audio yang tumpang tindih. Oleh karena itu, saya berencana untuk membuat
multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Articulate Storyline dan Genially.
Hanya saja, untuk kedua aplikasi tersebut tidak bisa diperoleh secara gratis.
Untuk mendapatkan versi full akses, terdapat biaya yang dikenakan kepada
pengguna.
Semoga praktik baik yang saya
lakukan ini dapat menjadi inspirasi Bapak Ibu Guru Hebat untuk terus berkarya
dan berinovasi. Terimakasih. Salam Inovasi.
Link Multimedia Pembelajaran Interaktif BELEKOWA : Klik di sini
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2024
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar

sangat menginspirasi......
BalasHapus